Sedikit tentang
karsinoma..
Seringkali kita mendengar salah
satu istilah penyakit yang satu ini. Dan tentu saja sudah tidak asing lagi. Namun
demikian apakah kita sudah mengenalinya dengan baik?. Tak ada satupun dari kita
yang bisa mengetahui secara detail akan kondisi tubuh kita. Terlebih lagi bagi
anda yang memiliki aktifitas padat. Kita cenderung “melupakan” kesehatan atau
seakan-akan “membiarkan” tubuh kita dalam keadaan sakit. Atau bahkan sebenarnya
kita benar-benar tidak tahu jika dalam tubuh kita terdapat penyakit ganas yang
bersarang..
Karsinoma merupakan kanker yang
terjadi pada jaringan epitel, seperti kulit atau jaringan yang
menyelubungi organ tubuh, misalnya organ pada sistem
pencernaan atau kelenjar. Karsinoma dapat dipicu oleh bahan-bahan kimia,
radiasi ionisasi, infeksi, ketidakseimbangan metabolism, ketidakseimbangan
hormonal, disfungsi system kekebalan, atau juga keturunan.
Disini, yang akan sedikit focus saya
bicarakan adalah tentang karsinoma hepatoseluler dan karsinoma saluran empedu..
Karsinoma hepatoseluler yaitu
kanker yang timbul dari hati yang juga
dikenal sebagai kanker hati primer atau hepatoma.
Hati adalah organ yang terdiri dari tipe sel yang berbeda (misalnya, saluran
empedu, pembuluh darah, dan sel-sel lemak). Namun sel-sel hati (hepatosit)
membentuk 80% dari jaringan hati. Dengan demikian, sebagian besar kanker
hati primer (lebih dari 90% -95%) timbul dari sel-sel hati dan disebut
kanker hati atau karsinoma. Adapun karsinoma fibrolameral yaitu sejenis
hepatoma yang jarang. Biasanya menyerang usia dewasa muda. Karsinoma jenis ini
disebabkan oleh bahan-bahan karsinogenik atau juga aflatoksin. Gejala awalnya
adalah nyeri perut dan dirasakan massa pada perut atas bagian kanan. Juga penurunan
nafsu makan.
Selanjutnya mari kita lihat
tentang karsinoma yang berada di saluran empedu.,,
Disamping batu empedu, kanker
merupakan penyebab tersering dari penyumbatan pada saluran empedu. Tumor jinak
dalam saluran empedu juga bisa menyebabkan penyumbatan. Sebagian besar kanker
berasal dari kepala pankreas, yang dilewati oleh saluran empedu. Yang lebih
jarang, kanker berasal dari saluran empedu sendiri yaitu : pada pertemuan
antara saluran empedu dan saluran pankreas,di dalam kandung empedu dan di dalam
hati. Yang lebih jarang lagi, saluran empedu tersumbat
oleh kanker yang berasal dari bagian tubuh lainnya (kanker metastatik), atau tertekan oleh kelenjar getah bening yang terkena limfoma.
Gejala yang
tampak adalah : jaundice , rasa tidak enak di perut, hilangnya nafsu makan,
penurunan berat badan.
Jika dilihat
dari gejalanya, maka kedua karsinoma ini sepertinya hampir sama. Namun apakah
akan sama juga diagnosanya?? Tentu tidak akan sama juga pengobatannya. Apa jadinya
jika seorang pasien penderita karsinoma saluran empedu justru divonis terkena
sirosis billier??
Yahh.. itulah mungkin yang saya alami.. orang yang sangat
saya cintai telah pergi 28 april 2011 lalu.. beliau terkena karsinoma saluran
empedu namun divonis dokter sirosis bilier..
Saya tidak
pernah menyalahkan siapapun.. baik dari pihak dokter yang menangani di rumah
sakit pertama ataupun siapa saja. Semua sudah takdir Tuhan.. hanya saja, ingin
sekali saya menjelaskan kepada beberapa atau bahkan sekumpulan orang
yang menjustifikasi tentang penyebab pergi-nya beliau.. bukanlah karena apa..
atau karena siapa.. namun sekali lagi ini adalah garis Tuhan..
cukuplah berhenti untuk saling menyalahkan, memfitnah dan mengkambinghitamkan. Kehilangan
Dia adalah pukulan yang berat untuk kami yang mencintainya..
“untuk
yang selalu aku cintai, aku rindukan, dan aku sayangi… aku tahu kau tak lagi dapat bersama kami, melihat kami tumbuh
dewasa, namun aku berjanji.. akan selalu menjadi “anak-perempuan” kesayangan
yang selalu engkau banggakan.. I love u dad”
Komentar
Posting Komentar